KSR PMI UPI Gelar Aksi Donor Darah dalam Rangka Hari Donor Darah Se-Dunia

Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia (KSR PMI Unit UPI) memperingati Hari Donor Darah Se-Dunia (HDDS) 2014 yang tepatnya jatuh pada tanggal 14 Juni dengan tema “Dengan Semangat 9th Hari Donor Darah Se-Dunia, Jadikan Donor Darah sebagai Gaya Hidup Sehat”. Peringatan HDDS ini dilaksanakan pada hari Jumat (13/06/2014), dimeriahkan dengan Aksi Donor Darah di halaman Gedung Geugeut-Winda (PKM). Pendaftaran donor darah dibuka dari pukul 08:00-11:00 WIB, dan hanya terbatas bagi 80 pendonor saja. Selain itu, HDDS tahun ini pun dimeriahkan pula dengan pembagian 500 leaflet, 500 stiker, dan gantungan kunci kepada civitas akademika UPI dalam rangka mengampanyekan pentingnya donor darah.
Tanggal 14 Juni sebagai hari peringatan HDDS pertama kali diadakan sejak tahun 2005 lalu yang ditetapkan berdasarkan tanggal lahir seorang ilmuwan besar Wina, Karl Landsteiner. Landsteiner merupakan peraih nobel di bidang fisiologi dan kedokteran karena penemuannya tentang pengklasifikasian golongan darah manusia yang terdiri dari A, B, AB, dan 0. Dengan penemuan besarnya tersebut, maka transfusi yang dilakukan antar individu menjadi aman karena memperhatikan kesesuaian golongan darah. Hari peringatan ini merupakan hasil perundingan beberapa organisasi Internasional yang menjadi penggagasnya, seperti The World Health Organization (WHO), International Society of Blood Transfusion (ISBT), International Federation of Blood Donor Organization (FIODS), dan The International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC).
HDDS diadakan sebagai ajakan kepada masyarakat dunia untuk membudayakan donor darah secara sukarela dan juga untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendonorkan darah, karena kegiatan donor darah memiliki peran yang cukup nyata dalam melakukan sumbangsih terhadap kesehatan masyarakat. Masih banyak masyarakat di Indonesia, khususnya,  yang sangat memerlukan transfusi darah karena berbagai faktor. Selain itu, HDDS pun diadakan sebagai penghargaan bagi pendonor darah di seluruh dunia.

Dengan kegiatan Peringatan HDDS ini diharapkan semakin banyak masyarakat, khususnya civitas akademika UPI yang menjadikan donor darah sebagai kegiatan rutinnya. Karena selain menimbulkan kepuasan moril karena telah memberikan berperan aktif dalam hal kesehatan masyarakat, donor darah pun dapat menyehatkan tubuh melalui regerasi sel darah merah yang akan meningkatkan daya tahan tubuh, serta memperbaiki metabolisme dan stamina. Tidak hanya itu, dengan donor darah pun secara tidak langsung kita telah melakukan cek kesehatan gratis secara berkala yang meliputi: pemeriksaan Hb (Heamoglobin), tekanan darah, screaning darah (HbsAg, HCV, VDRL, dan HIV/AIDS). Dengan demikian donor darah tidak hanya dapat menyelamatkan jiwa orang lain saja melainkan memberikan banyak manfaat pula bagi pendonornya. Jadi, tidak ada ruginya mendonorkan darah, karena donor darah itu menyehatkan. (Sahila)



Posting Komentar

0 Komentar

Tentang KSR UPI

KSR PMI Unit UPI merupakan unit kegiatan mahasiswa di bawah naungan Palang Merah Indonesia dan Universitas Pendidikan Indonesia.

KSR PMI Unit mengalami beberapa kali transformasi sebelum menjadi Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Unit Universitas Pendidikan Indonesia:

Berawal dari sebuah organisasi tingkat jurusan Biologi yang bernama Keluarga Donor Darah (KDD) Formica yang terbentuk pada tahun 1975. Pada tahun 1983 organisasi ini kemudian berkembang menjadi organisasi tingkat fakultas dengan nama KDD FPMIPA IKIP Bandung yang kemudian berkembang dan akhirnya menjadi sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat Universitas pada tahun 1985 dengan nama KDD IKIP Bandung.
Sebagaimana namanya, KDD (Keluarga Donor Darah), maka pergerakannya pun terfokus dalam bidang kedonordarahan. Namun seiring bertambahnya usia, organisasi ini memiliki berbagai bidang garapan yang diantaranya kegiatan kepalangmerahan, seperti pertolongan pertama sehingga KDD berubah nama menjadi KDD dan PPPK IKIP Bandung.

Perubahan IKIP menjadi Universitas Pendidikan Indonesia merubah pula nama organisasi ini menjadi KDD dan PPPK UPI. Selanjutnya berdasarkan Keputusan Musyawarah Anggota XVII, nama organisasi mengalami perubahan lagi menjadi Korps Sukarela PMI Unit UPI (KSR PMI Unit UPI), sebagaimana yang masih digunakan hingga saat ini.